Jakarta (UNAS) – Sepak bola adalah olahraga yang dicintai oleh masyarakat Indonesia. Setiap pertandingan Timnas selalu menghadirkan euforia luar biasa, baik di dalam stadion maupun melalui layar kaca. Dukungan suporter yang tak pernah surut menjadi bukti betapa besar harapan masyarakat terhadap Garuda untuk bersinar di kancah internasional. Kini, harapan itu kembali diuji saat Timnas Indonesia menghadapi laga krusial melawan Bahrain pada 25 Maret 2025 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, dalam lanjutan putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Setelah mengalami kekalahan telak dari Australia, Tim Garuda wajib bangkit dan meraih tiga poin demi menjaga asa lolos ke putaran berikutnya.
Awal Menjanjikan, Berakhir dengan Kekalahan Telak
Dalam laga Grup C yang berlangsung di Stadion Allianz, Sydney, Kamis (20/3/2025), Timnas Indonesia sebenarnya mengawali pertandingan dengan cukup baik. Pada menit ke-4, Jay Idzes hampir mencetak gol lewat sundulan, tetapi upayanya berhasil ditepis kiper Mathew Ryan. Empat menit berselang, Indonesia mendapat hadiah penalti setelah Rafael Struick dilanggar di kotak terlarang. Sayangnya, eksekusi Kevin Diks hanya membentur tiang gawang, membuang peluang emas untuk unggul lebih dulu.
Hingga menit ke-15, Indonesia mendominasi penguasaan bola hingga 67%, menciptakan tiga peluang matang dan satu di antaranya tepat mengarah ke gawang. Sebaliknya, Australia belum menciptakan peluang berbahaya.
Namun, momentum berubah drastis setelah Nathan Tjoe A-On melakukan pelanggaran di kotak penalti pada menit ke-18. Martin Boyle sukses mengeksekusi penalti, membawa Australia unggul 1-0. Setelah itu, permainan Indonesia mengalami stagnasi, sementara Australia justru tampil semakin agresif dan berhasil menambah dua gol sebelum turun minum. Babak pertama berakhir dengan skor 3-0 untuk Australia.
Babak Kedua: Berusaha Bangkit, tetapi Kebobolan Lagi
Di babak kedua, Timnas Indonesia melakukan sejumlah pergantian pemain untuk meningkatkan intensitas serangan. Namun, upaya mengejar ketertinggalan malah berbuah petaka. Australia kembali mencetak gol pada menit ke-55, semakin memperlebar jarak menjadi 4-0.
Indonesia akhirnya mampu memperkecil kedudukan pada menit ke-78 melalui Ole Romeny, yang memanfaatkan umpan matang dari Kevin Diks. Sayangnya, harapan untuk bangkit kembali sirna setelah Australia mencetak gol tambahan di menit-menit akhir. Pertandingan pun berakhir dengan skor 5-1 untuk kemenangan Australia.
Misi Wajib Menang Melawan Bahrain
Setelah kekalahan ini, Timnas Indonesia tidak punya pilihan selain menang saat menjamu Bahrain di Stadion Gelora Bung Karno. Pada pertemuan sebelumnya di Bahrain, Tim Garuda hampir membawa pulang kemenangan, tetapi harus puas dengan hasil imbang setelah Bahrain mencetak gol di menit ke-99—padahal tambahan waktu yang diberikan hanya enam menit.
Kini, bermain di kandang sendiri dengan dukungan penuh suporter, Tim Garuda harus menunjukkan bahwa mereka layak bersaing di level tertinggi. Tiga poin adalah harga mati jika Indonesia ingin tetap berada dalam jalur menuju Piala Dunia 2026. Saatnya Garuda bangkit! (MRS)
Bagikan :